Hankam  

Langkah Strategis Menekan Angka Stunting, BKKBN Gandeng Kodim 0708 Purworejo

57 views
Sosialisasi program stunting diadakan BKKBN bekerjasama dengan Kodim 0708 Purworejo.

FAKTA – Persoalan stunting di Indonesia sekarang ini betul-betul jadi perhatian terutama dalam soal penanganan. Sekarang peristiwa stunting di Indonesia masih diangka 24 persen. Walau sebenarnya dari harapan presiden Joko Widodo, untuk pada tahun 2024 angka stunting harus turun diangka 14 persen.

Badan Kependudukan Keluarga Berencana (BKKBN) pusat bekerja sama dengan TNI Kodim 0708 Purworejo mengadakan promosi dan KIE program percepatan penurunan stunting di Gedung Sudirman Kodim 0708 Purworejo, Jawa tengah, Kamis (17/11/2022).

Kegiatan dihadiri Pabandya Pati TNI Kodam IV, Kerem 072 Pamungkas, Dandim 0708 Purworejo, Letkol Inf. Yohanes Heru Wibowo dan anggota Kodim 0708/Purworejo.

Dandim 0708, Letkol Inf. Yohanes Wibowo ucapkan, selamat datang ke BKKBN yang sudah memberi sosialisasi hingga harapannya beberapa anggota Kodim 0708 Purworejo bisa mengetahui dan memahami apakah yang dimaksud stunting dan bagaimanakah cara pencegahannya.

Sementara itu, Nasri Yatiningsih dari BKKBN Propinsi Jawa tengah menjelaskan, jika stunting ialah tidak berhasil tumbuh berkembang dikarenakan keadaan faktor gizi. Selanjutnya karena infeksi terus menerus, dan faktor sanitasi lingkungan atau kebersihan.

“Untuk sanitasi ini yang dapat dilaksanakan dengan bersihkan tangan yang betul dan bab yang betul,” ucapnya.

Selanjutnya, Nasri mengutarakan, untuk calon pengantin umur yang dianjurkan dalam persiapan pernikahan untuk wanita minimum di umur 21 tahun dan lelaki 25 tahun.

“Untuk wanita minimum umur 21 dan lelaki 25 tahun, bukan hanya itu saja yang bisa memengaruhi stunting, tetapi ibu hamil yang kurang memperoleh konsumsi gizi,” bebernya.

Selanjutnya, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Purworejo, Ahmad Zaenudin menjelaskan, untuk keinginan akhir tahun, angka stunting bisa turun menjadi 12 persen.

“Untuk Baduta stunting di Kabupaten Purworejo dari 10 ribuan, 1029 mengalami stunting,” ucapnya.

Dirinya mengharap dalam percepatan penanganan stunting ini baik dari Dandim dan Babinsa dan seluruh pihak untuk ikut bersama berusaha turunkan angka stunting di Kabupaten Purworejo. (adi)